Page 2 of 28

Bertemu Kawan Lalu

Hari ini aku bertemu beberapa sahabat lamaku yang lama tak kujumpa. Yang kusuka adalah kehangatan mereka yang tak pernah layu. Serasa tetap menjadi bagian dari sebuah pelukan kekerabatan…

Lyla – Rasa Biru

pernah ku coba tuk melupakanmu bayangan tentang khilaf atas masa laluku pernah ku coba tuk menemuimu ternyata kau tak datang berharap lebih aku menunggu haaaa aaaa menyakitkan haaaa aaaa menyesatkan separuh nafasku seiring hujan dan kau pun pergi pergi untuk selamanya tak ku dapat isyarat maafmu separuh nafasku seiring hujan dan kau pun pergi pergi untuk selamanya tak ku dapat maaf darimu rasa biru selimuti hatiku, rasa biru tetapkah di situ rasa biru selimuti hatiku, rasa biru tetapkah di situ rasa biru selimuti hatiku  

Teman Yang Aneh

Aku mengenalnya lebih dari 5 tahun yang lalu. Hubunganku dengan dia dekat. Satu keanehan yang dia miliki adalah dia tidak pernah memberiku nomor HP-nya, sekalipun aku minta. Bahkan…

Kisah Pria Paruh Baya

Hujan deras tadi pagi mempertemukanku dengan seorang pria paruh baya di sebuah warung kopi. Perawakannya tidak terlalu tinggi, tapi terlihat gurat ketegasan di wajah dan telapak tangannya. Setelah…

Mencibir di Hasil Akhir

Hal paling sulit yang aku rasakan adalah menebak secara akurat keinginan seseorang. Setelah lama berkecimpung di dunia otak-atik gambar dan warna tetap saja kemampuan itu tak pernah sampai…

Kepentingan

Beberapa hari ini aku berpikir tentang ‘kepentingan’. Kepentingan menjadi semacam tolok ukur paling tinggi untuk menyimpulkan ‘ingin’, ‘harap’, ‘butuh’, ‘pamrih’, dan nilai-nilai mutualisme yang lain. ‘Kepentingan’ ini malah…

Disiksa Sisa Kenangan

Kuhimput dadaku yang tiba-tiba berdetak di kedalaman tak terhingga dengan kedua lenganku. Tapi masih saja dentumnya goyahkan langkahku yang berusaha tegak berdiri. Sampai akhirnya aku terjatuh bertumpu pada…

Pantang Menyerah?

Rasa ‘pantang menyerah’ atas usaha yang dijalani adalah anugerah hebat jika dimiliki. Semangat menggebu laksana bisa melumerkan sebuah batu menjadi segenggam debu. Apalagi jika semangat itu bertengger atas…

Raksasa Kerdil

Duduk sendiri, kutembus kaca di depanku yang menghadap jalan hiruk pikuk di jam pulang kantor. Segelas besar ice green tea bersisa bongkahan kecil beberapa batu es perlahan cair…

macetnya boo…